kau seperti waktu yang telah berlalu dari hidupku.
pergi, dan tak pernah kembali.
setiap jejakmu kau kemasi dan kau bawa lari.
kenapa??
agar tak dapat kuikuti langkahmu?
tak ada..
tak tersisa sedikitpun inginku untuk menjemputmu
mungkin karena semua tanya telah habis terkikis oleh masa.
Lentera..,, terimakasih kau pernah menyapa..!!
dalem banget sepertinya makna dari naskah yang tercecer ini...semoga hati sang penulisnya tak tercecer dan ikut terbawa lari
BalasHapus@ koko : amiinn... makasih ya.. :)
BalasHapus