jika memang semua telah berubah, mengapa tak kau bawa serta seberkas kenangan yang pernah kau taburkan diantara kidung tawa dan senduku?
aku tak sanggup jika harus terpuruk sendiri mengikis mili demi mili karang berbatu yang pernah terbangun diantara lembah penuh makna ini
atau harus kuratapi keterasingan yang mencekikku dalam keherananku menghadapimu?
aku lelah,
emosiku hancur, membuyar seiring melebarnya jarak diantara kita
mungkinkah roda takdir akan bergulir, kembali menghadirkan kehangatan yang pernah mengisi hari-hari kita, ataukah ia hanya akan menjadi satu kenangan yang harus terlupakan?
aku menatap nanar melalui matamu, mencoba membuka pintu jiwa di dalam sana
aku terperangah, mendapati tak satupun namaku diantara lembaran imajimu.
terkadang ingin kutampar kamu, mencoba menyadarkanmu, siapa yang menghadirkan tawa di saat kau berduka?
lantas kepada siapa kau persembahkan cinta??!
apakah semua hanya pelampiasan lantaran keterbatasanmu untuk menggapainya?
memang inikah keinginanmu atau kau juga sepertiku, hanya daun kering yang harus ikut ketika air surut?
jika semua telah berubah, mengapa tak kau bawa serta seberkas kenangan itu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
makasih buat komen_nya... (^^,)b