PHI: 1.618 (bukan pi= 22/7 atau pi= 3.14) yang dalam bahasa indonesia diadopsi menjadi "proporsi agung", atau dalam bahasa lain disebut "golden ratio", banyak dinilai sebagai angka tercantik didunia. angka phi dapat diperoleh dari pembagian angka-angka dalam deret fibonacci dengan angka sebelumnya(berlaku mulai deret ke 10).
Para ilmuwan terdahulu menyebut bilangan 1.618 ini sebagai proporsi agung karna angka ini merupakan dasar dari balok bangunan dalam alam. Keberadaan PHI ini tersebar di alam. Disebutkan bahwa tumbuhan, hewan, dan manusia semua memiliki sifat dimensional yg melekat dengan kualitas keakuratan pada rasio PHI banding 1.
Contohnya pada hubungan antara lebah betina dan jantan dalam komunitas lebah madu. Jika kita bagi jumlah lebah betina dengan lebah jantan dalam setiap sarang maka akan mendapatkan hasil: 1.618 (PHI). Contoh lainnya yaitu pada kerang laut spiral (nautilus), rasio setap diameter spiral ke spiral berikutnya adalah PHI.
Biji bunga matahari tumbuh dengan melawan spiral. rasio dari setiap diameter rotasi ke rotasi berikutnya adalah PHI.
PHI terdapat dalam perbandingan jarak antar planet yang mengelilingi tata surya kita.
PHI juga dapat dilihat dari arsitektur Parthenon di Yunani, piramid-piramid di Mesir, dan juga gedung PBB di New York.
PHI muncul dalam komposisi sonata-sonata Mozart, Fifth Symphony (Beethoven), Bartok, Debussy dan Schubert.
PHI juga digunakan oleh Stardivarius untuk menghitung penempatan yg tepat untuk lubang f dalam konstruksi biola-biolanya yg terkenal.
Leonardo Da Vinci merupakan orang pertama yg memperlihatkan bahwa tubuh manusia terbuat dari balok-balok bangunan yg rasio proporsionalnya selalu sama dengan PHI. Coba ukur jarak dari kepala sampai ke ujung kaki. Kemudian bagi dengan jarak dari pusar ke ujung kaki, maka akan didapat PHI.
Ukur jarak dari bahu sampai ke ujung jari, kemudian bagi dengan jarak dari siku anda ke ujung jari, akan didapat PHI.
Paha ke ujung kaki, dibagi dengan lutut ke ujung kaki : PHI. Rujas jari, jemari kaki, divisi tulang belakang, PHI. PHI. PHI.
Dari PHI terlihat bahwa segala sesuatu di bumi ini tidak diciptakan dengan sembarang...
Semua tunduk pada aturan proporsi agung yg luar biasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
makasih buat komen_nya... (^^,)b